ARTIKEL
Kecelakaan Kereta Di Ampera Jadikan Momen Revolusi Diri Semua Pihak
Tanggal : 29-04-2026Kecelakaan Kereta Di Ampera Jadikan Momen Revolusi Diri Semua Pihak.
Puluhan nyawa melayang dan banyak yang luka berat maupun luka ringan dalam tragedi Kecelakaan kereta Argo Bromo Angrek dan KRL serta KRL dan Taksi. Jadikan momen bukan untuk saling menyalahkan tetapi jadikan momen untuk instrospeksi diri masing2 pihak., mulai dari pejabat KAI, Pemerintah pusat , Pemerintah Daerah, Ormas, dan Masyarakat Pengguna Jalan pada umumnya.
Pejabat PT KAI memikirkan sebuah sistem penyelemat ganda bertingkat artinya tidak sekedar beroperasi dgn operator manusia saja, sehingga perlu dibuat level keselamatan bertingkat. karena perlu dipertimbangkan manusia ada celah human eror karena berbagai sebab, bisa kelelahan, kelalaian, maupun kurangnya fokus saat bekerja.
Pemerintah Pusat dan Daerah saatnya berkolaborasi bagaimana memikirkan fasilitas publik yang mengutamakan insfrastruktur keselamatan pengguna. Terutama di setiap persimpangan sebidang antara Kereta Api dan Kendaraan umum.
Untuk Ormas maupun jurnalistik bisa memberikan dorongan secara tertulis maupun aksi gerakan ke pejabat pembuat kebijakan agar membangun dan memperbaiki celah2 fasilitas umum yang berbahaya bagi keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Tak kalah pentingnya adalah dari pihak masyarakat sendiri perlu diperbaiki dalam hal kedisiplinan dalam berkendaraan, salah satu usaha preventif keselamatan di persimpangan rel kereta dsn jalan umum adalah tidak masuk ke jalan rel ketika di sebrang rel kita belum kosong yang bisa dimasuki aman untuk kendaraan yang kita kendarai. Sering kali kita melihat di persimpangan mereka dengan beraninya antri dalam kemacetan tepat di jalur rel. Dan ucapkan terima kasih kepada relawan yaang telah sukarela menjaga perlintasan sebidang dan membantu mengatur dan menjaga pengendara ketika akan menyeberang rel kereta api. Berikan penghargaan serelanya sebagai bentuk ungkapan terima kasih kita kepada mereka.
Hal paling utama adalah semua pihak agar selalu berdoa memohon keselamatan dalam semua aktifitas kita. Karena dibalik setiap kejadian semua terjadi atas ijin dan kehendak Allah Yang Maha Kuasa. Dan jika pun terjadi musibah semua pihak harus mengambil sebuah hikmah. Ada hikmah apa dibalik kejadian yang menimpa kita, dan apa yang harus kita perbaiki menyelam ke dalam diri masing-masing.
Jadikan momen musibah untuk saling instrospeksi diri. Karena tidak jarang akibat kelalaian kita bisa berdampak fatal bagai keselamatan pendendara lainya atau masyarakat di sekitar kita.
Satu hal terpenting adalah ketika kita memperbaiki diri, sejatinya kita sedang memperbaiki alam di sekitar kita.
Jangan anggap remeh sekecil apapun perubahan diri kita, karena jika dilakukan secara rutin dan terus menerus akan menjadi pondasi yang kuat ke arah yang baik lagi bagi diri kita dan alam sekitar kita.
Ada makna di setiap musibah dan ujian
Musibah dan ujian adalah sunnatullah yang bermakna sebagai bentuk kasih sayang Allah untuk menggugurkan dosa, menguji keimanan, serta menaikkan derajat manusia. Ujian dirancang sesuai kemampuan untuk mendewasakan jiwa, melatih kesabaran, serta menjadi sarana evaluasi diri agar kembali mendekat kepada-Nya.
Berikut adalah beberapa makna dan hikmah mendalam di balik musibah :
1. Penggugur Dosa: Musibah, sekecil apa pun (termasuk duri yang menusuk), dapat menghapus dosa-dosa kecil.
2. Penyucian Diri dan Evaluasi: Momentum untuk bermuhasabah (evaluasi diri), bertobat, dan memperkuat hubungan dengan Allah.
3. Ujian Keimanan: Mengukur sejauh mana kesabaran dan ketaatan seseorang saat ditimpa kesusahan.
4. Tanda Kasih Sayang: Ujian diberikan agar manusia tidak sombong, tetap rendah hati, dan menyadari kelemahannya sebagai makhluk.
5. Peningkat Derajat: Bagi mereka yang ikhlas dan sabar, ujian adalah cara Allah mengangkat derajat mereka.
6. Peringatan (Teguran): Musibah bisa menjadi peringatan agar manusia sadar dari kelalaian atau perbuatan maksiat.
7. Ujian Kemampuan: Allah tidak akan memberikan beban di luar batas kesanggupan manusia.
Melalui ujian, manusia diajarkan untuk lebih sabar, ikhlas, dan menyadari bahwa setiap hal yang terjadi, baik maupun buruk, adalah kehendak Allah
Kami atas nama RevMen Akademi menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga dan semua pihak yang tertimpa musibah. Semoga yang meninggal Dunia dalam keadaan syahid karena mereka semua sedang berikhtiar dan tawakal serta istiqomah dalam bekerja untuk menghidupi nafkah keluarganya. Aamiin.
#GerbangRevMen #RevMenAkademi. #revmen4us #Transformasi #JalanKesadaran.
#SpiritualReligius #RevolusiMental
Dibaca : 218 kali
Kembali ke Artikel