Notice: Undefined index: w_layar in /home/revmenus/domains/revmen4us.com/public_html/m_layar.php on line 33
Artikel RevMen


ARTIKEL




Doa Ukasyah Adalah Doa Pertaubatan Kesadaran Penuh

Tanggal : 03-07-2026

Doa Ukasyah Adalah Doa Pertaubatan Kesadaran Penuh

Baca Doa Pertaubatan dan Mohon Perlindungan Allah SWT Menghadapi Persoalan Hidup

Doa ini mungkin agak asing kita dengar, namun sangat baik jika kita sering lantunkan khususnya di era yang sangat membutuhkan kesadaran jiwa. Terlebih jika kita pahami fadilahnya doa yang sangat penting bagi kehidupan kita di akherat kelak yaitu masuk surga tanpa hisab.

Doa ini adalah doa yang dinisbatkan kepada Ukasyah Ra., salah seorang sahabat Rasulullah SAW. yang diberi kabar gembira oleh Rasulullah akan masuk surga tanpa hisab, di samping sepuluh sahabat yang lain.

Alkisah, suatu ketika Rasulullah SAW. memberi-tahukan kepada para sahabat bahwa kelak akan ada tujuh puluh ribu umat Muhammad yang masuk surga tanpa hisab masing-masing membawa tujuh puluh ribu orang lagi. Saat itulah Ukasyah ra. berkata kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, doakanlah aku kepada Allah agar Dia menjadikan aku termasuk golongan mereka yang masuk surga tanpa hisab." Rasulullah

menjawab, "Engkau adalah salah satu dari mereka." Di antara faedah-faedah mengamalkan doa ini adalah sebagai berikut.

1. Barang siapa membacanya sekali sehari, sekali setahun, sekali seumur hidup, atau bahkan hanya dengan menyimpan tulisan doa ini di rumahnya, maka Allah akan berkenan mengampuni dosa-dosanya. Begitu pentingnya doa ini.

2. Barang siapa menginginkan mimpi bertemu Rasulullah maka hendaknya ia mandi besar pada malam Jum`at dengan memakai wewangian. Setelah menunaikan shalat sunnah dua rakaat, ia membaca doa ini lima kali dengan hati ikhlas, Insyaallah ia akan bertemu Rasulullah dalam mimpi.

3. Apabila ada orang kesurupan lalu dibacakan doa ini di sampingnya, Insyaallah sakitnya akan sembuh.

4. Orang yang membaca doa ini Insyaallah akan dicukupkan rezekinya, diringankan beban hutangnya, dan dimudahkan dalam menghapal Alquran.

Inilah doa yang dipanjatkan sahabat Ukasyah sehingga mengantarkan beliau kelak masuk surga tanpa hisab.

Doa Akasyah, yang juga dikenal sebagai doa Ukasyah, memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Doa ini bisa digunakan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT, mempermudah menghafal Al-Quran, mendatangkan rezeki, serta mendapatkan ganjaran pahala. Doa ini juga diyakini dapat menyembuhkan penyakit, membebaskan dari hutang, dan melindungi dari segala marabahaya.

Keutamaan dan Manfaat Doa Akasyah:
Memohon Perlindungan: Doa ini dapat digunakan untuk memohon perlindungan Allah SWT dari segala macam bahaya dan kebinasaan.

Mempermudah Menghafal Al-Quran: Doa Akasyah diyakini dapat membantu mempermudah hafalan Al-Quran.

Mendatangkan Rezeki: Keutamaan lain dari doa ini adalah dimudahkan rezekinya.

Ganjaran Pahala: Barangsiapa yang membaca doa Akasyah, akan mendapatkan ganjaran pahala yang besar.

Sembuh dari Penyakit: Doa ini diyakini dapat membantu kesembuhan dari berbagai penyakit.

Dilepaskan dari Hutang: Doa ini juga diyakini dapat membantu dilepaskan dari hutang yang menjerat.

Dilindungi dari Marabahaya: Doa ini juga dapat digunakan untuk memohon perlindungan dari segala marabahaya dan kebinasaan.



Doa Akasyah:
Doa Akasyah terdiri dari ayat-ayat Al-Qur`an dan sholawat kepada Rasulullah SAW.

Dikutib dari Nu Online Berikut bacaan Doa Akasah lengkap dengan hurup arab, latin beserta terjemahannya:

Bismill?hir rahm?nir rah?m

Artinya, “Dengan nama Allah yang maha pengasih, lagi maha penyayang.”

All?humma shalli ‘al? sayyidin? Muhammadin wa ‘al? ?lih? wa shahbih? wa sallam. Bismill?hin n?ri n?run ‘al? nur. Alhamdu lill?hil ladz? khalaqan n?r, wa anzalat Taur?ta ‘al? jabalit Th?r f? kit?bim masth?r. Alhamdu lill?hil ladz? bil ghin?’I madzk?r, wa bil ‘izzati wal jal?li masyh?r, wa ‘al?s sarr?’I wad dharr?’I masyk?r.

Artinya, “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan sejahtera(-Mu) atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Dengan nama Allah zat bercahaya, cahaya di atas cahaya. Segala puji bagi Allah yang menciptakan nur, dan menurunkan Taurat di atas bukit Thur pada kitab yang tertulis. Segala puji bagi Allah yang dengan kaya-Nya disebut, dengan kemuliaan dan kebesaran-Nya terkenal, dan yang pada saat (manusia) senang dan sulit tetap disyukuri.”

Alhamdu lill?hil ladz? khalaqas sam?w?ti wal ardha, wa ja‘alaz zhulum?ti wan n?r, tsummal ladz?na kafar? bi rabbihim ya‘dil?n, k?f h? y? ‘a?n sh?d, h? m?m, ‘a?n s?n q?f, iyy?ka na‘budu wa iyy?ka nasta‘?n, y? Hayyu ya Qayy?m, y? Dzal jal?li wal ikr?m, All?hu lath?fum bi ‘ib?dih, yarzuqu man yasy?’u wa huwal qawiyyul az?z, y? Kafiya kulli sya?’, washrif ‘ann? kulla sya?’, bi yadikal khair, innaka ‘al? kulli syai’in qad?r.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang menciptakan langit dan bumi; dan menjadikan gelap dan nur, tetapi kemudian orang kafir kepada Tuhan mereka berpaling. K?f, H?, Y?, ‘A?n, Sh?d; H?, M?m; ‘A?n, S?n, Q?f, kepada-Mu kami menyembah; dan hanya kepada memohon pertolongan; wahai Zat yang hidup, wahai Zat yang tegak berdiri. Allah bersikap lembut kepada hamba-Nya dan memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dia maha kuat dan perkasa. Wahai Zat yang mencukupi segala sesuatu. Palingkanlah segala sesuatu (mudharat) dari kami.Di tangan-Mu kebaikan itu. Sungguh, Engkau maha kuasa atas segala sesuatu.”

Bismill?hir rahm?nir rah?m

Artinya, “Dengan nama Allah yang maha pengasih, lagi maha penyayang.”

All?humma y? Kats?ran naw?l, wa y? D?’imal wish?l, wa y? Husnal fi‘?l, wa y? R?ziqal ‘ib?di ‘al? kulli h?l, wa y? Bad?‘an bi l? mits?l, wa y? B?q? bi l? zaw?l, najjin? minal kufri wad dhal?l, bi haqqi l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, wahai Zat yang banyak anugerah, wahai Zat yang selalu terhubung, wahai Zat yang baik perbuatan, wahai Zat yang memberikan rezeki hamba-Nya pada setiap kondisi, wahai Zat yang mencipta pertama tanpa contoh, wahai Zat yang kekal tanpa sirna, selamatkan kami dari kekafiran dan kesesatan dengan hakikat ‘L? il?ha illall?h, Muhammadur Ras?lullah shallall?hu ‘alayhi wa sallam.’”

All?humma in dakhalas syakku f? ?m?n? bika wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika keraguan hinggap pada keimananku kepada-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalal kufru f? isl?m? bika wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika keraguan hinggap pada keislamanku kepada-Mu,– baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalas syakku f? tawh?d? iyy?ka wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika keraguan hinggap pada ketauhidanku kepada-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalal ‘ujbu wal kibru war riy?’u was sum‘atu wan nuqsh?nu f? ‘amal? laka wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika ujub, sombong, riya, sum‘ah, dan kekurangan masuk mencemari ibadahku kepada-Mu–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in jaral kidzbu wal ghibatu wan nam?matu wal buht?nu ‘al? lis?n? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika dusta, ghibah, namimah, dan bohong besar terucap dari mulutku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalal khathratu wal was-wasatu f? shadr? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika suatu pikiran (konyol) dan was-was melintas di dalam dadaku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalat tasyb?hu wat taqsh?ru f? ma‘rifat? iyy?ka wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika penyerupaan (makhluk) dan kelalaian pada makrifaktu terhadap-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalan nif?qu f? qalb? minad dzun?bil kab?’iri was shagh?’iri kullih? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika kemunafikan merayap di hatiku karena dosa baik dosa besar maupun dosa kecil semuanya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in dakhalar riy?’u a‘m?l? wa aqw?l? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika riya menyusup pada amal dan perkataanku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? ‘amiltu min s?’in wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, kejahatan yang kuperbuat,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? aradta l? min khairin fa lam asykurhu wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, kebaikan yang Kaukehendaki untukku tetapi aku tidak mensyukurinya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? qaddarta ‘alayya min amrin fa lam ardhah? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, sesuatu yang Kautakdirkan padaku, tetapi aku tidak meridhainya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? an‘amta ‘alayya min ni‘matin fa ‘ashaytuka f?h wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, sebuah nikmat yang Kauberikan padaku, lalu aku mendurhakai-Mu dengannya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? awlaytan? min na‘m?’ika ‘an syukrika wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, nikmat-nikmat yang Kauanugerahkan kepadaku, lalu aku lengah untuk bersyukur,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? awlaytan? min ?l?’ika fa lam u’addi haqqah? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, nikmat-nikmat yang Kauamanahkan kepadaku, tetapi tidak kutunaikan haknya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? mananta ‘alayya minal husn? fa lam ahmadka wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, kebaikan yang Kauanugerahkan kepadaku, tetapi aku tidak memuji-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? ahbabta l? bih? ‘alayya minan nazhari f?ka fa ghamadhtu ‘anhu wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, renungan atas kebesaran kuasa-Mu yang Kauinginkan dariku, tetapi aku membutakan mata hatiku darinya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? shana‘tu f? ‘umr? bi m? lam tardha wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, apa yang kuperbuat sepanjang usiaku dengan hal yang tidak Kauridhai,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? qashartu min ‘amal? f? raj?’ika wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, amalku yang terbatas di tengah (panjang) harapanku kepada-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma ini‘tamadtu ‘al? ahadin siw?ka fis syad?’idi wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika aku bersandar pada selain-Mu pada banyak kesulitan,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma inista‘antu ghayraka fin naw?’ibi wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika Aku memohon pertolongan kepada selain-Mu di tengah bencana-bencana,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma m? ashlaha f? sya’n? bi fadhlika wa ra’aytuh? min ghayrika wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, urusanku yang maslahat berkat kemurahan-Mu, tetapi aku melihat sebabnya dari selain-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma in zallat qadam? ‘anis shir?th bis su’?li min ghayrika fa tsabbitn? wa lam a‘lam bih? aw ‘alimtu tubtu ‘anhu wa aslamtu wa aq?lu l? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, jika kakiku tergelincir dari sirath karena pernah meminta kepada selain-Mu, maka tetapkanlah kakiku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, ‘L? il?ha illall?hu Muhammadur ras?lullah shallall?hu ‘alaihi wa sallam.’”

All?humma y? Hayyu y? Qayy?m, y? Hann?nu ya Mann?n, y? Dayy?nu y? Sulth?n, ya l? il?ha illa anta, subh?naka inn? kuntu minaz zh?lim?n. Fastajabn? lah? wa najjayn?hu minal ghammi, wa kadz?lika nunjil mu’min?n, wa Zakariyy? idz n?d? rabbah?, “Rabbi l? tadzarn? fard?, wa anta khayrul w?rits?n.”

Artinya, “Ya Allah, wahai Zat yang hidup, wahai Zat yang tegak berdiri, wahai Zat yang menurunkan rahmat, wahai Zat yang memberi anugerah, wahai Zat yang kuasa, wahai Zat penguasa, wahai Zat yang tiada tuhan kecuali Engkau. Maha suci Engkau. Sungguh, aku telah menzalimi diri sendiri. (firman Allah) ‘Lalu Kami mengabulkan dan menyelamatkannya dari kesulitan. Demikian Kami menyelamatkan orang-orang beriman.’ Zakariya AS ketika menyeru tuhannya, ‘Ya Tuhanku, Janganlah Kau membiarkanku sendiri. Engkau sebaik-baik waris.’”

All?humma bi haqqi l? il?ha illall?hu wa bi ‘izzath, wa bi haqqil kursiyyi wa sa‘atih, wa bi haqqil qalami wa jaray?nih, wa bi haqqil lawhi wa hafazhatih, wa bi haqqil m?z?ni wa kaffatayh, wa bi haqqis shir?ti wa diqqatih, wa bi haqqi Jibr?la wa am?natih, wa bi haqqi m?k?’?la wa syafaqatih, wa bi haqqi Isr?f?la wa nafkhatih, wa bi haqqi Izr?’?la wa qabdhatih, wa bi haqqi Ridhw?na wa jannatih, wa bi haqqi Malikin wa jahannamih, wa bi haqqi ?dama wa shafwatih, wa bi haqqi Syitsin wa nubuwwatih, wa bi haqqi N?hin wa saf?natih, wa bi haqqi Ibr?h?ma wa khullatih, wa bi haqqi Ish?qa wa diy?natih, wa bi haqqi Ya‘q?ba wa hasratih, wa bi haqqi Y?sufa wa ghurbatih, wa bi haqqi M?s? wa ?y?tih, wa bi haqqi H?r?na wa hurmatih, wa bi haqqi H?din wa haybatih, wa bi haqqi Sh?lihin wa n?qatih, wa bi haqqi L?thin wa ‘ibratih/wa j?ratih?, wa bi haqqi Y?nusa wa da‘watih, wa bi haqqi D?niy?la wa kar?matih, wa bi haqqi Zakariyy? wa thah?ratih, wa bi haqqi ‘?s? wa r?h?niyyatih, wa bi haqqi Muhamamdinil mushthaf? shallall?hu ‘alayhi wa sallam.

Artinya, “Ya Allah, dengan hak ‘L? il?ha illall?h’ dan kemuliaannya, hak kursi dan keluasannya, hak ‘Arasy dan kebesarannya, hak kalam dan jalan goresannya, hak Lauh Mahfuzh dan malaikat penjaganya (hafazhah), hak mizan dan dua piring timbangannya, hak shirath dan kehalusannya, hak Jibril dan kejujurannya, hak Mikail dan belas kasihnya, hak Israfil dan tiupan sangkakalanya, hak Izrail dan pencabutan nyawanya, hak Ridhwan dan surganya, hak Malik dan nerakanya, hak Adam dan keterpilihannya, hak Ibrahim dan derajat khalilullahnya, hak Ishak dan agamanya, hak Isma‘il dan penyembelihannya, hak Ya’kub dan deritanya, hak Yusuf dan pengasingannya, hak Musa dan ayat-ayatnya, hak Harun dan kehormatannya, hak Hud dan kewibawaannya, hak Saleh dan untanya, hak Luth dan pelajarannya/tetangganya, hak Yunus dan dakwahnya, hak Danial dan kemuliaannya, hak Zakariya dan kesuciannya, hak Isa dan kerohaniannya, dan hak Muhammad SAW sebagai nabi pilihan dan syafa’atul ‘uzhmanya.”

All?humma y? Hayyu y? Qayy?m, ya l? il?ha illa anta, subh?naka inn? kuntu minaz zh?lim?n. Fastajabn? lah? wa najjayn?hu minal ghammi, wa kadz?lika nunjil mu’min?n. L? il?ha illa h?, ‘alayhi tawakkaltu, wa huwa Rabbul ‘arsyil ‘azh?m

Artinya, “Ya Allah, wahai Zat yang hidup, wahai Zat yang tegak berdiri, wahai Zat yang tiada tuhan kecuali Engkau. Maha suci Engkau. Sungguh, aku telah menzalimi diri sendiri. (firman Allah) ‘Lalu Kami mengabulkan dan menyelamatkannya dari kesulitan. Demikian Kami menyelamatkan orang-orang beriman.’ Tiada tuhan selain Dia. Hanya pada-Nya aku berserah. Dialah Tuhan arasy yang agung. Cukuplah Allah bagiku. Dialah sebaik-baik wakil. Dia sebaik-baik tuan. Dia sebaik-baik penolong. Tiada daya dan kekuatan bagi kami kecuali berkat Allah yang maha tinggi lagi maha agung.”

Rabban? ?tin? fid duniy? hasanah, wa fil ?khirati hasanah, wa qin? ‘adz?ban n?r, wa shallall?hu ‘al? khayri khalqih? wa n?ri ‘arsyih, sayyidin? wa nabiyyin? wa syaf?‘in? Muhammadin, wa ‘al? ?lih? wa ashh?bih? ajma‘?n, bi rahmatika y? arhamar r?him?n, ?m?n, ?m?n y? rabbal ?lam?n.

Artinya, “Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka. Semoga Allah melimpahkan shalat dan salam-Nya untuk makhluk terbaik-Nya dan cahaya arasy-Nya, yaitu junjungan kita, nabi kita, pemberi syafaat bagi kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan seluruh sahabatnya berkat rahmat-Mu wahai Zat yang maha pengasih. Amiiin, amiiin, terimalah wahai Tuhan semesta alam".

Sumber : Buku Majmu Syarif (penerbit Era Jaya Grafindo) halaman 342.




Penjelasan Lebih Lanjut:
1. Doa Akasyah adalah doa yang menunjukkan sikap tawakal kepada Allah SWT, baik dalam hal rohani maupun duniawi. Doa ini juga merupakan doa yang menunjukkan kepasrahan jiwa dan raga kepada Allah, Sang Pencipta.

2. Doa Ukasyah sangat tepat jika sering di baca bagi yang sedang meniti jalan kesadaran, karena doa-doanya penuh dengan kata-kata afirmasi pengakuan diri, sadar atau tidak sadar, mengetahui atau tidak mengetahuinya dengan diikuti sebuah pernyataan kesadaran yang mendalam atas kelalaian dan mengakui sebuah kesalahan dan diikuti kata2 tauhid hanya beriman kepada Allah dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah rasul Allah .

3. Doa Ukasyah juga cocok dibaca setelah shalat taubat nasuha karena alasan tersebut diatas, penuh kesadaran pertaubatan dan penyesalan atas kesalahan memohon ampunan dan berserah diri.

Baca doanya dengan Arab latinya sekaligus dibaca juga terjemahannya agar kita memahami PERTAUBATAN dan penuh KESADARAN MENDALAM atas ungkapan doa-doanya. Awali dengan mandi taubat dan shalat Taubat nasuah. Lanjutkan membaca Surat Yasin dan Doa surat Yasin.

Al Fatheka untuk Kanjeng Nabi Muhammad SaW dan keluarganya serta para Sahabatnya Dan juga kepada Keluarga Besar & Almarhum H. Sartono Budiono SE. Bin H.A. Sunardi yang telah menghantarkan Buku Majmu Syarif ke hadapan Kami sehingga Doa Ukasyah ini bisa sampai kepada kita semua.

"Wallahu a`lam bishawab" Dan Allah Maha Mengetahui kebenaran.

Yaa Allah, yaa Robb segala puji bagi-Mu, tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Engkau, wahai Yang Maha Pemberi, Wahai Yang Menciptakan Langit dan Bumi, wahai Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.. Limpahkanlah kepada Kami anugerah, berkah, rahmat, tauhfik, hidayah, bimbingan, kesehatan dan perlindungan serta Ridho Mu. Jauhkan Kami semua dari penyakit, musibah dan mara bahaya. Aamiin.

#DoaJalanKesadaranDiri, #DoaPertaubatan #DoaPerlindungAllah
#HariKebangkitanPasti #SaminaWathona #UkuwahIslamiah #Transformasi #SpiritualReligius #JalanKesadaran5D, #RevolusiMental #AlQuranSumberKebenaran

Dibaca : 16 kali


Kembali ke Artikel