ARTIKEL
Pertengkaran Urusan Dunia Adalah Sumber Gangguan Mental
Tanggal : 30-11--0001Pertengkaran Urusan Dunia Adalah Sumber Gangguan Mental
QS Yasin Ayat 49 menjelaskan tentang kedatangan hari kiamat yang terjadi secara tiba-tiba dan sangat mengejutkan, di mana manusia akan dibinasakan oleh satu suara teriakan (tiupan sangkakala) saat mereka sedang sibuk BERTENGKAR mengenai URUSAN DUNIA.
Bacaan Latin, dan Terjemahan
Latin: Maa yanzhuruuna illaa shaihatan waahidatan ta`khuzuhum wahum yakhishshimuun.
Terjemahan: "Mereka hanya menunggu satu teriakan yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar."
Tafsir Singkat
1. Datang Mendadak: Ayat ini membantah anggapan orang-orang kafir yang menganggap kiamat masih sangat lama dan sering memperolok-olokkannya.
2. Teriakan Tunggal: Suara yang dimaksud adalah tiupan sangkakala pertama dari Malaikat Israfil yang sangat keras dan mengejutkan.
3. Keadaan Manusia: Teriakan tersebut membinasakan seluruh makhluk secara seketika saat mereka masih sibuk dengan urusan, perdebatan, atau aktivitas duniawi mereka.
Makna Pertengkaran
Pertengkaran adalah proses komunikasi yang intens dan konflik emosional. Meski sering dianggap merusak, pertengkaran sehat merupakan wadah untuk mengungkapkan perbedaan dan bertumbuh.
Sebaliknya, jika berupa konflik beracun, efeknya bagi jiwa meliputi STRES KRONIS, TRAUMA, GANGGUAN MENTAL.
Berikut adalah penjabaran makna dan dampak psikologis dari pertengkaran:
1. Makna Pertengkaran dalam HubunganTidak semua konflik bersifat destruktif. Memahami konteks pertengkaran dapat menentukan apakah konflik tersebut membangun atau merusak jiwa Anda:
2. Ekspresi Kebutuhan Emosional: Menjadi sinyal bahwa ada batasan diri, nilai, atau kebutuhan yang sedang diabaikan.
3. Ruang Pertumbuhan: Momen krusial untuk saling mengenal sudut pandang pasangan dan memperkuat ikatan jika diselesaikan dengan kepala dingin.
4. Tanda Bahaya (Red Flag): Menjadi racun jika diwarnai komunikasi buruk, terus-menerus menyalahkan, tidak ada titik temu, atau dilakukan hanya untuk menyakiti.
Efek Negatif bagi Jiwa (Konflik Tidak Sehat)Terjebak dalam pertengkaran yang terus-menerus tanpa penyelesaian sangat menguras energi mental dan dapat memicu:
1. STRES dan KECEMASAN:
Memicu lonjakan hormon stres yang berdampak pada kecemasan berlebih dan ketegangan mental.
2. TRAUMA dan LUKA BATIN:
Pertengkaran hebat, apalagi jika disaksikan oleh anak, berisiko tinggi menimbulkan trauma psikologis mendalam di masa depan.
3. DEPRESI:
Ketidakberdayaan dalam menyelesaikan konflik dapat memicu isolasi diri dan depresi.
Sisi Positif jika Dikelola dengan Baik
Pertengkaran juga memiliki fungsi katarsis (pelepasan emosi) yang sehat. Apabila kedua belah pihak menerapkan komunikasi asertif, efeknya meliputi:
Pelepasan Emosi: Mengurangi penumpukan amarah sehingga batin terasa lebih lega.
Resolusi Masalah: Mencegah pemendaman emosi (pasif-agresif) yang bisa menjadi duri dalam hubungan.
Pertengkaran adalah sumber menguras Energi
Selaras dengan Level kesadaran atau Map of Consciousness, adalah skala 1–1000 yang diciptakan oleh Dr. David R. Hawkins untuk memetakan kondisi mental dan emosional manusia berdasarkan getaran energinya.
Stres, kecemasan, trauma, luka batin, dan depresi adalah perilaku emosional yang termasuk domain Force (kekuatan ego/negatif)
Domain Force:
Energi Negatif (Skala di bawah 200) Ini adalah emosi yang menguras energi, melemahkan vitalitas, dan berpusat pada ego.
Malu (20):
Perasaan hina, rendah diri.Rasa Bersalah (30):
Menyalahkan diri sendiri, penyesalan.
Apatis (50):
Putus asa, menjadi korban.Kesedihan (75): Duka mendalam, kehilangan.
Ketakutan (100):
Cemas, paranoid, merasa terancam.
Keinginan (125): Kecanduan, ketergantungan, ambisi egois.
Marah (150):
Kebencian, pembalasan dendam.Kelegaan / Kebanggaan, Angkuh, superioritas.(175):
Dari penjelasan diatas jika kita menginginkan adanya REVOLUSI MENTAL pada diri kita maka, kita wajib menghindari pertengkaran, atau jika tidak bisa dihindari harus dilakukan komunikasi asertif dan PELEPASAN EMOSI & RESOLUSI MASALAH.
Maka dalam Training P3SDMT RevMen Akademi ditekankan adanya Jiwa Toleransi , karena ketika kita memiliki jiwa toleran pertikaian dan perdebatan bisa diminimalisir bahkan bisa ditiadakan, karena memahami setiap individu memiliki sudut pandang dan pola pikir yang berbeda. Dan masing-masing pihak harus saling memahami bukan untuk diperdebatkan.
#GerbangRevMen #RevMenAkademi #JalanKesadaran5D #SpiritualReligius #RevolusiMental.
Dibaca : 63 kali
Kembali ke Artikel