Notice: Undefined index: w_layar in /home/revmenus/domains/revmen4us.com/public_html/m_layar.php on line 33
Artikel RevMen


ARTIKEL




Makna Bismillah Penyerahan Total Kepada Allah SWT

Tanggal : 16-06-2026

Makna Bismillah Dalam Ilmu Makrifat

Makna bismillah dalam ilmu makrifat (tasawuf tingkat lanjut) adalah sebuah kesadaran spiritual tauhid murni yang meyakini bahwa segala gerak, wujud, dan ciptaan di alam semesta ini tidak ada dengan sendirinya, melainkan mutlak karena adanya Kekuatan dan Kehendak Allah SWT.

Dalam kajian spiritual Islam, kalimat ini dipahami melalui penjabaran filosofis dan esoteris berikut:

1. Hakikat Huruf Ba` dan Alif yang Dihilangkan

> Ulama makrifat menyoroti mengapa kata bism tidak ditulis dengan huruf Alif di awal.

> Simbol Ketiadaan Manusia: Huruf Alif sering diartikan sebagai simbol keakuan atau kesombongan (ke-ego-an). Dihilangkannya Alif dan diganti Ba` bermakna bahwa dalam makrifat, seorang hamba harus melepas keakuan dirinya dan sadar bahwa ia bukan siapa-siapa.

> Simbol Ketawadhuan: Huruf Ba` adalah huruf yang pertama kali diucapkan oleh manusia di alam ruh (Alam Alast) ketika menjawab pertanyaan Tuhan dengan kata Bala yang berarti "Betul (Engkau Tuhanku)".

> Titik Ba`: Titik di bawah huruf Ba` dimaknai oleh ulama sufi sebagai rahasia sirr, yakni titik awal mula penciptaan di mana seluruh rahasia alam semesta dan ilmu Allah dititipkan.

2. Kalimat Bî Kana Ma Kana
Dalam tradisi sufi, rahasia huruf Ba` berbunyi: "Dengan izin/kuasa-Ku lah segala sesuatu yang telah ada menjadi ada, dan dengan izin-Ku pula terwujud apa yang akan ada". Membaca bismillah adalah penyerahan total bahwa manusia tidak memiliki daya upaya (tiada daya dan kekuatan melainkan milik Allah).

3. Fana` fi Allah (Penyaksian Dzat)
Bismillah dalam makrifat bukan sekadar ucapan lisan, melainkan penyaksian batin (musyahadah). Seseorang yang mencapai makrifat memandang bahwa saat ia memulai suatu perbuatan, yang bergerak dan berkehendak sesungguhnya adalah Dzat Allah, sementara dirinya hanya sarana perwujudan kuasa-Nya.

4. Manifestasi Sifat Kasih Sayang (Ar-Rahman dan Ar-Rahim)
Ar-Rahman: Kasih sayang Allah yang meliputi seluruh makhluk di dunia tanpa terkecuali.
Ar-Rahim: Kasih sayang khusus dari Allah yang diberikan di akhirat dan hanya diperuntukkan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan taat.

Praktik kalimat ini mendorong pelakunya untuk mencapai tingkat ikhlas tertinggi, di mana setiap langkah hidup bernilai ibadah karena benar-benar dilakukan murni karena Allah dan untuk Allah. Untuk menggali lebih dalam mengenai kedalaman tasawuf ini, Anda dapat merujuk pada karya-karya pemikiran sufi seperti penjelasan Kitab Futuhat al-Makkiyah oleh Ibnu Arabi.

Dari sumber permahaman pada point 4, yaitu Ar-Rahman: Manifestasi Kasih sayang Allah yang meliputi seluruh makhluk di dunia tanpa terkecuali.
Maka P3SDMT RevMen Akademi terinspirasi dimana seluruh peserta Training harus mengamalkan sikap welas asih terutama terhadap sesama manusia yang di aktualisasikan dengan sikap TOLERANSI. Makanya setiap peserta training RevMen kami sebut sebagai GENTOL (Agen Toleransi).

#GerbangRevMen #RevMenAkademi #JalanKesadaran5D #SpiritualReligius #RevolusiMental

Dibaca : 42 kali


Kembali ke Artikel