ARTIKEL
Pentingnya Kita Saling Mengingatkan
Tanggal : 05-06-2026-
Berbuat Baik Ke sesama Dinilai Mampu Menghindarkan Dari Pemusnahan Peradaban secara masal.
QS Hud ayat 116 adalah teguran dari Allah SWT mengenai pentingnya amar makruf nahi mungkar (mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran). Ayat ini menjelaskan bahwa kehancuran umat-umat terdahulu disebabkan oleh jarangnya orang-orang saleh yang mau mencegah kerusakan, sementara mayoritas orang zalim hanya terlena oleh kemewahan dunia.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai ayat tersebut:
Transliterasi : Falau k?na minal-qur?ni min qablikum ul? baqiyyatiy yanhauna ‘anil-fas?di fil-ardi ill? qal?lam mim man anjain? min-hum, wattaba‘alla??na ?alam? m? u?rif? f?hi wa k?n? mujrim?n.
2. Terjemahan Secara garis besar, ayat ini mempertanyakan minimnya sosok pembaharu/saleh yang mencegah kerusakan di bumi di kalangan umat terdahulu, serta menyoroti perilaku orang zalim yang terlena dengan kemewahan
Setelah diuraikan tentang perintah menghindari perbuatan dosa, kemudian bimbingan cara menghapus kesalahan serta perintah bersabar, kemudian dijelaskan tentang gambaran kehancuran umat terdahulu.
Maka sungguh disayangkan mengapa dari dahulu tidak ada di antara umat-umat sebelum kamu yang telah Kami binasakan, terdapat sekelompok orang yang mempunyai keutamaan karena memiliki akal sehat dan cerdas yang melarang berbuat kerusakan di bumi, serta mencegah kemungkaran, kecuali sebagian kecil di antara orang yang telah Kami selamatkan, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti ajaran yang dibawa rasul-Nya.
Dan adapun orang-orang yang zalim terhadap karunia Allah, hanya mementingkan kenikmatan dan kemewahan hidup duniawi, melupakan kehidupan akhirat, dan mereka mengikuti hawa nafsunya, mereka adalah orang-orang yang berdosa lagi durhaka, dan dosa yang mereka perbuat sudah terlalu berat sehingga Allah mengazab mereka (Lihat: Surah al-Isra/17:16).
Dilanjutkan pada ayat berikutnya yaitu Selama penduduknya berbuat kebaikan maka akan dihindarkan dari pembinasahan negeri.
Bacaan ayat QS. Al Hud 117.
wa mâ kâna rabbuka liyuhlikal-qurâ bidhulmiw wa ahluhâ mushli?ûn
Terjemahan :
Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim sedangkan penduduknya berbuat kebaikan. (QS. Al Hud 117)
Tafsir
Dan sekali-kali Tuhanmu yang membimbing dan memberi petunjuk kepada hamba-Nya tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, yakni membinasakan secara total dan menyeluruh, selama penduduknya negeri itu adalah orang-orang yang selalu berbuat kebaikan, baik dalam beragama maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
QS. Al-Isra [17] ayat 16 menjelaskan tentang sunnatullah (hukum Allah) mengenai kebinasaan suatu kaum.
Sebelum Allah menghancurkan suatu negeri yang zalim, Dia akan menurunkan peringatan melalui orang-orang yang hidup mewah, namun mereka justru memilih bermaksiat, sehingga azab pun ditimpakan secara mutlak.
Berikut adalah detail lengkap ayat tersebut:
1. Teks Latin
Wa idzâ aradnâ an nuhlika qaryatan amarnâ mutrafîhâ fa fasaqû fîhâ fa ?aqqa `alaihal-qaulu fa dammarnâhâ tadmîrâ"
2. Terjemahan :
"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Kami perintahkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (untuk menaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan di negeri itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya."
3. Tafsir Ringkas:
> Ayat ini sering disebut sebagai pengingat akan bahayanya gaya hidup mewah yang melalaikan (mutrafin).
> Peringatan Allah: Ketika Allah hendak membinasakan suatu kaum, Dia akan memberikan perintah atau peringatan melalui para utusan-Nya (para nabi) agar mereka taat dan meninggalkan kedurhakaan.
> Perintah ini biasanya lebih ditujukan kepada para elite atau orang kaya karena mereka memiliki pengaruh besar dalam masyarakat.
> Pembangkangan: Alih-alih mematuhi perintah tersebut, kelompok elit dan penguasa ini justru hidup dalam kemewahan dan kesesatan (fasaqu).
> Azab yang Ditentukan: Karena pembangkangan yang terus-menerus dan kerusakan moral yang merajalela, ketetapan azab dari Allah menjadi mutlak. Akibatnya, Allah membinasakan negeri tersebut dengan sehancur-hancurnya (seperti kaum `Aad, Tsamud, dan lainnya).
Yuk kita bersama-sama mencegah kerusakan dan untuk memelihara bumi kemudian bersama-sama kita mengajak untuk berbuat baik terhadap sesama.
#GerbangRevMen #RevMenAkademi #JalanKesadaran5D #SpiritualReligius.
Dibaca : 42 kali
Kembali ke Artikel